Home » » Rambut Adalah Mahkota Wanita

Rambut Adalah Mahkota Wanita


Rambut adalah salah satu aset berharga untuk manusia, terutama para wanita, sampai ada istilah “Rambut Adalah Mahkota Wanita”
Mahkota adalah simbol dalam bentuk tutup kepala yang digunakan oleh raja, ratu atau dewa. Mahkota juga merupakan lambang kekuasaan dan status sosial masyarakat. Mahkota menjadi sesuatu yang dibanggakan begitu juga dengan rambut, bagi wanita rambut adalah sesuatu yang sangat berharga apalagi sejak dulu seorang wanita selalu dicirikan dengan rambut panjang terurai.

Dalam kehidupan sosial wanita tanpa rambut dianggap aneh, rambut gak hanya membuat wanita terlihat indah, rambut juga berfungsi menghangatkan kepala. Rambut bisa tumbuh panjang karena adanya akar rambut, dibawah kulit terdapat folikel atau saluran yang menyerupai kantong rambut, folikel tersebut bertugas melindungi tunas rambut, darahlah yang memberikan makanan pada folikel sehingga rambut menjadi tumbuh panjang.

Para wanita pasti gampang galau kalau tau ujung rambut pecah-pecah atau bercabang. Rambut bisa bercabang karena minyak yang dihasilkan pada kelenjar minyak dibawah kulit rambut tidak sampai pada ujung rambut, hasilnya rambut menjadi lebih kering dan rapuh dabandinkan bagian tengah atau akar rambut. Ini bisa terjadi karena pewarnaan rambut, pemilihan sampo dan penggunaan sisir yang tidak tepat. Untuk perawatan atau mengatasi rambut bercabang yaitu dengan memberi serum atau vitamin rambut lalu potong bagian ujung rambut untuk menghilangkan cabang rambut.

Sekedar informasi, yang membuat warna rambut berbeda adalah jumlah melanin atau pigmen warna yang ada dalam tubuh. Jenis melanin dibagi menjadi 2 yaitu eumelanin dan feomelanin, semakin banyak eumelanin menyebabkan warna rambut semakin hitam. Kalau kandungan feomelanin bisa membuat warna rambut semakin terang atau pirang.

Semoga bermanfaat.

:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t  

0 comments:

Post a Comment

Sticker Line

Recent Post

Celoteh